Sekolah Tinggi Agama Islam Hasan Jufri (STAIHA) Bawean kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas akademik melalui penyelenggaraan kegiatan ilmiah yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pendidikan modern. Pada tanggal 24 Desember 2024, kampus tersebut menyelenggarakan seminar akademik bertema “Inovasi Pendidikan: Upaya Membangun Generasi yang Progresif di Era Society 5.0” dengan dosen PGMI Khofifuddin, S. Sos., M. Pd. sebagai pemateri utama.
Kegiatan ini menjadi perhatian khusus bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) STAIHA Bawean, mengingat peran mereka sebagai calon pendidik yang nantinya berada di garis terdepan dalam mengimplementasikan inovasi pendidikan di tingkat dasar. Dalam pemaparannya, pemateri menekankan bahwa Era Society 5.0 merupakan era yang menempatkan manusia sebagai pusat perkembangan teknologi, sehingga pendidikan perlu bergerak lebih progresif, adaptif, dan berorientasi pada penguatan kompetensi humanis berbasis teknologi.
Khofifuddin, S. Sos., M. Pd. menjelaskan bahwa inovasi dalam pembelajaran bukan sekadar penggunaan teknologi digital, melainkan mencakup kemampuan pendidik dalam menciptakan proses belajar yang kolaboratif, kreatif, dan mendorong daya pikir kritis peserta didik. Konsep kompetensi abad 21—critical thinking, creativity, collaboration, dan communication—menjadi aspek fundamental yang harus dikuasai oleh calon pendidik, termasuk mahasiswa PGMI STAIHA Bawean.
Lebih lanjut, pemateri juga menyoroti pentingnya integrasi teknologi dalam pembelajaran MI, seperti penggunaan media berbasis digital, platform pembelajaran interaktif, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Namun demikian, ia menegaskan bahwa inovasi pendidikan harus tetap memperhatikan nilai-nilai moral, religius, serta kearifan lokal yang menjadi karakter utama pendidikan Islam.
Mahasiswa PGMI STAIHA Bawean menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung. Diskusi interaktif mengenai peluang penerapan inovasi pembelajaran di madrasah menjadi bukti bahwa mereka siap mengembangkan kompetensi sebagai calon guru profesional yang responsif terhadap kebutuhan zaman. Kegiatan ini memberikan wawasan baru yang memperkuat kesadaran mahasiswa akan urgensi transformasi pendidikan di tengah perkembangan Era Society 5.0.
Melalui seminar ini, STAI Hasan Jufri Bawean menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya akademik yang progresif dan visioner. Diharapkan kegiatan ini menjadi pijakan penting dalam mempersiapkan generasi pendidik yang inovatif dan mampu berperan aktif dalam mencetak peserta didik yang unggul, berkarakter, serta selaras dengan tuntutan era digital.
