Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Institut Agama Islam Hasan Jufri Bawean (INHAFI) Tahun Akademik 2025 melaksanakan kegiatan kunjungan belajar dalam rangka Class Meeting ke Yayasan Pendidikan Islam Al Falah MINU 22 Al-Falah, yang berlokasi di Pudakit Timur, Sangkapura, pada tanggal 8–9 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran kontekstual yang bertujuan mengintegrasikan teori perkembangan kognitif dengan praktik nyata pendidikan dasar di madrasah.
Kegiatan kunjungan tersebut dibimbing langsung oleh Ketua Program Studi PGMI INHAFI, Sholihan, M. Pd, yang menegaskan bahwa Class Meeting dirancang sebagai ruang akademik bagi mahasiswa untuk melakukan refleksi pedagogik, observasi pembelajaran, serta penguatan kompetensi profesional calon guru madrasah. Menurutnya, pemahaman terhadap perkembangan kognitif peserta didik menjadi landasan utama dalam merancang strategi pembelajaran yang efektif, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan belajar siswa.
Selama dua hari pelaksanaan, mahasiswa PGMI INHAFI terlibat aktif dalam berbagai aktivitas edukatif, antara lain observasi proses pembelajaran, pendampingan kegiatan akademik dan nonakademik peserta didik, serta pelaksanaan kegiatan kreatif yang menstimulasi kemampuan berpikir siswa sesuai dengan tahap perkembangan kognitifnya. Kegiatan ini memberikan pengalaman empiris bagi mahasiswa dalam mengkaji bagaimana teori-teori perkembangan kognitif diterapkan secara langsung dalam praktik pendidikan dasar.
Dalam sesi pembimbingan, Sholihan, M. Pd menekankan pentingnya pemahaman karakteristik belajar peserta didik madrasah ibtidaiyah sebagai dasar dalam pengembangan metode, media, dan evaluasi pembelajaran. Ia juga mendorong mahasiswa untuk menjadikan pengalaman Class Meeting sebagai sarana pembelajaran reflektif guna meningkatkan kesiapan akademik dan profesional di dunia pendidikan.
Kegiatan kunjungan belajar ini mendapat sambutan positif dari pihak Yayasan Pendidikan Islam Al Falah MINU 22 Al-Falah. Sinergi yang terbangun antara perguruan tinggi dan madrasah menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan dasar, khususnya dalam penguatan aspek kognitif, karakter, dan kreativitas peserta didik.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa PGMI INHAFI Bawean memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai implikasi perkembangan kognitif dalam praktik pendidikan dasar, serta mampu mengaplikasikan pengetahuan akademik tersebut secara profesional dan berkelanjutan di masa mendatang

