Bawean, 2 November 2025 — Dalam upaya menanamkan nilai-nilai luhur di kalangan pelajar, dua dosen Institut Agama Islam (IAI) Hasan Jufri Bawean dari Fakultas Tarbiyah menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa workshop pendidikan karakter bertema “Meningkatkan Sikap Toleransi dan Empati” di Madrasah Aliyah (MA) Nurut Taqwa Sungairujing.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber inspiratif, yakni Nurul Huda, M.Pd.I, dosen Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), dan Nurul Ayyami Sholehati, M.Pd., dosen dari Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI). Kolaborasi keduanya menghadirkan suasana belajar yang hangat dan reflektif, mengajak para siswa memahami pentingnya sikap saling menghargai, berbagi perasaan, dan menumbuhkan empati dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam sambutannya, Kepala MA Nurut Taqwa, Zakinah, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa pendidikan karakter, khususnya dalam membangun sikap toleransi dan empati, sangat relevan dengan tantangan zaman saat ini. “Kami berharap kegiatan ini menjadi bekal bagi para siswa untuk menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan sosial,” ungkapnya penuh harap.

Sesi workshop berlangsung interaktif. Nurul Huda mengajak siswa berdialog tentang pengalaman sehari-hari yang berkaitan dengan sikap toleransi, mulai dari lingkungan sekolah hingga kehidupan bermasyarakat. Sementara itu, Nurul Ayyami mengajak peserta melakukan permainan reflektif dan diskusi kelompok untuk menumbuhkan empati antar teman sebaya.
Kedua pemateri juga menekankan bahwa toleransi dan empati bukan sekadar teori moral, melainkan kemampuan hidup yang harus diasah dan dipraktikkan. “Toleransi berarti memberi ruang pada perbedaan, sedangkan empati adalah kemampuan untuk merasakan apa yang dirasakan orang lain. Dua nilai ini menjadi fondasi harmoni sosial,” ujar Nurul Huda dengan lembut.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen dosen-dosen IAI Hasan Jufri Bawean dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan semacam ini, kampus berupaya hadir lebih dekat dengan masyarakat dan lembaga pendidikan di Bawean.
